04 Desember 2010

Hakikat belajar..

 Belajarlah dimanapun..kapanpun.

Kata belajar mempunyai banyak makna, namun sejatinya belajar adalah suatu perubahan. Menjadi lebih baik tentunya. Kita dikatakan belajar ketika kita mampu merubah diri kita menjadi lebih baik. Awalnya tidak tahu menjadi tau, awalnya tidak bisa menjadi bisa.
Kalau hari ini kita hanya tahu 1+2= 3, maka dengan belajar lebih dalam lagi menjadi tahu bahwa 1x2= 2.itu yang dinamakan belajar. Tapi jangan salah, belajar tidak hanya berkutat pada masalah pelajaran sekolah saja. Kita dikatakan belajar bbila kita membuka buku pelajaran. Esensi dari belajar tentu saja lebih dari itu.

Seperti yang saya katakan diawal, belajar adalah suatu proses perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Belajar adalah sebuah proses menuju pemikiran yang lebih matang dan dewasa.
Belajar bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Tak hanya di sekolah, di bimbel, di asrama. Kita bisa belajar dimana saja, in everywhere. Dan gratis. Dimanapun kaki berpijak, mata memandang, hati merasa, nafas berhembus, disitulah kita bisa belajar.

Kita bisa belajar dari tukang becak, belajar tentang sbuah perjuangan hidup,
Guru bisa belajar dari murid, mungkin tentang sbuah ketekunan.
Kita bisa belajar memperbaiki motor dari montir, 
kita bisa belajar tentang sbuah ketulusan dari adik kecil kita.
Kita bisa belajar bekerja keras dari ayah kita
Kita bisa belajar dari kesalahan orang lain
Aq ingat peristiwa kecelakaanku beberapa taun yg lalu. Saat itu aq masih SMP. Aq dibonceng temenku sepulang sekolah, kecepatannya standar. Di pertigaan, temenku hendak berbelok , tiba2 braaaaaaaaaaaaak. Motor temenku diseruduk motor dari belakang, si penabrak hendak lurus sedangkan temenku hendak berbelok. Ternyata tabrakan itu terjadi karena temenku telat menyalakan lampu sein, dia menyalakan pas pertigaan, bukan sebelum pertigaan. Dari situ akhirnya aku paham, kalo hendak belok, lampu sein dinyalakan beberapa meter sebelum berbelok, agar motor yang lain tau kalo qt hendak belok. Saat itu brarti aq sudah belajar. Belajar dr kecelakaan temenku. Pembelajaran kecil yang beguna sampai sekarang.

Lihatlah...kita bisa belajar dimanapun.kapanpun dan dgn siapapun. Gratis.
Hidup ini begitu indah teman. Ada begitu banyak pelajaran yang bisa kita pelajari dari tiap peristiwa. Ada begitu banyak hikmah yang bertebaran ditiap masalah, tapi apakah kita selalu bisa menemukannya dan bisa belajar dari semua yang terjadi?
Itu memang pekerjaan yang kadang cukup sulit. Mengingat  kita adalah makhluk yang gampang skali mengeluh bila menghadapi masalah. Manusiawi sih. Tapi seharusnya sebagai makhluk yg sempurna, kita bisa melakukannya.

Kita bisa belajar banyak hal dari teman, dari buku, dari film, dari internet, dari apapun. Jangan berhenti belajar (ini menyemangati diriku juga unt ga malas blajar :) ).
Saya pun sering terlupa untuk slalu belajar. Alhamdulillah ada teman yang slalu mengingatkanku untuk selalu belajar. Kalau kita nikmati, belajar itu memang enak skali. Sekarang ini saya sedang semangat belajar dari membaca di internet. Banyak permasalahan yang mengganjal, yang menimbulkan pertanyaan2 yang berkecamuk bikin penasaran. Karena aku tak punya banyak buku, akhirnya aq googling di internet. Senang skali rasanya kalau akhirnya bisa tahu jawaban pertanyaanku. Tapi ada harga yang harus dibayar untuk mendapatkan pengetahuan itu, yaitu perlunya banyak waktu sampe2 jam tidurku ter’diskon’. Tapi itu tak apa, asal rasa penasaranku terbayar lunas.

Makna dan ruang lingkup arti belajar sangat luas....tp intinya, ketika kita berubah menjadi lebih baik, berarti kita telah belajar.Orang yang mampu dan selalu bisa belajar dari apapun dan dimanapun pastinya bisa menjadi orang luar biasa, orang sukses di masa datang, karena orang seperti itu pastinya usahanya lebih keras daripada usaha rata-raata orang kebanyakan. yang membuat orang berbeda dgn orang lainnya adalah kerja kerasnya untuk selalu belajar menuju kesuksesan.

Orang yang paling pintar adalah orang yang paling banyak belajar dari manapun
Ayo teman, mari belajar. Kapanpun dan dimanapun.

1 komentar: